JWS Research baru saja merilis Survei Kepuasan Masyarakat Pemerintah Daerah tahun 2023 dengan rapor yang buruk bagi kinerja Dewan kami.
Temuan laporan ini mengkhawatirkan . Skor indeks kinerja keseluruhan sebesar 45 pada tahun 2023 mengalami tren penurunan dari skor puncak sebesar 53 yang tercatat pada tahun 2019. Skor ini kini berada pada rekor terendah, dan penurunan tersebut tidak signifikan secara statistik. Tren penurunan ini bukan sekadar cerminan ketidakpuasan; ini adalah tanda peringatan akan adanya rasa tidak enak yang lebih dalam.
Nilai uang yang buruk . Pembayar tarif yang menerima nilai sangat buruk dari dewan merupakan jantung dari krisis ini. Hanya 32% penduduk yang menilai nilai uang yang mereka terima dari dewan di bidang infrastruktur dan layanan sebagai 'sangat baik' atau 'baik'. Hal ini sangat kontras dengan 27% responden yang menilai dewan tersebut 'sangat miskin' atau 'miskin', dan 35% lainnya menilai dewan tersebut 'rata-rata' dalam hal memberikan nilai yang sepadan dengan uang yang dikeluarkan. Angka-angka ini bukan sekadar statistik; ini merupakan dakwaan pedas terhadap sebuah dewan yang tampaknya telah kehilangan kontak dengan orang-orang yang dilayaninya.
Ketidakpuasan semakin mendalam . Hampir setengah dari penduduk (49%) lebih memilih pemotongan layanan dewan untuk menjaga tarif dewan pada tingkat yang sama. Hal ini menunjukkan meningkatnya keinginan untuk melakukan pemotongan layanan dibandingkan dengan kenaikan suku bunga. Ini bukan sekadar rasa frustrasi sesaat; ini merupakan seruan yang jelas untuk perubahan, tuntutan akan akuntabilitas, dan tuntutan akan tanggung jawab fiskal.
Kinerja dewan menurun . Bidang-bidang utama seperti perencanaan pertumbuhan penduduk, lobi, pengambilan keputusan masyarakat, serta perencanaan dan izin mendirikan bangunan berada pada titik terendah sepanjang masa. Laporan tersebut menyoroti bahwa peringkat dalam lobi dan keputusan masyarakat berada pada rekor terendah, dan kinerja dewan dalam bidang-bidang ini dinilai jauh lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata kelompok Metropolitan. Bidang-bidang dengan kinerja rendah ini bukan merupakan kegagalan tersendiri, namun merupakan bagian dari pola yang menunjukkan permasalahan sistemik di dalam dewan.
Beberapa tunas hijau muncul . Area layanan dengan kinerja terbaik di Dewan mencakup pusat seni dan perpustakaan, dengan skor indeks 71, diikuti oleh fasilitas rekreasi di 69, dan pengelolaan limbah di 67. Peringkat ini tetap stabil, mencerminkan komitmen untuk menjaga kualitas layanan di bidang-bidang tersebut. Keberhasilan dalam bidang-bidang ini menunjukkan bahwa dewan mempunyai potensi untuk membalikkan keadaan.
Permohonan untuk perubahan . Temuan Survei Kepuasan Masyarakat tahun 2023 merupakan seruan terhadap akuntabilitas, transparansi, dan kembalinya prinsip tata kelola yang baik. Penduduk Port Phillip berhak mendapatkan dewan yang mendengarkan, bertindak, dan memberikan nilai uang. Menurunnya tingkat kepuasan pelanggan dan anggapan kurangnya nilai uang bukan sekadar hambatan; hal-hal tersebut merupakan gejala dari permasalahan yang lebih dalam yang harus ditangani dengan segera.
Survei Kepuasan Masyarakat 2023 bukan sekedar laporan; ini adalah tuntutan akan perubahan, cetak biru pembaruan, dan seruan untuk bertindak. Penduduk Port Phillip telah angkat bicara, dan pesan mereka jelas: Mereka berharap lebih, mereka berhak mendapatkan yang lebih baik, dan mereka tidak akan menerima apa pun yang kurang dari itu.